Beberapa waktu silam, negara tetangga, Australia, melakukan pergantian kepemimpinan melalui proses pemilu yang efisien. Tidak sampai sehari setelah waktu pencoblosan, hasilnya sudah dapat ditentukan. Seminggu kemudian, Perdana Menteri Kevin Rudd dilantik menggantikan John Howard yang telah berkuasa selama 11,5 tahun.

Pergantian kepemimpinan di Australia menarik bagi Indonesia mengingat hubungan kedua negara yang mengalami pasang surut. Rezim baru yang dikuasai oleh Labor Party menjanjikan harapan kerja sama yang lebih baik bagi Indonesia. Setidaknya ada beberapa indikasi ke arah hal ini. Pertama, Kevin Rudd terlihat lebih ramah terhadap Asia mengingat latar belakang pendidikannya pada Pusat Studi Asia di Universitas Nasional Australia (ANU) dan keahliannya dalam berbahasa Mandarin. Bahkan menantunya pun seorang berdarah Asia. Kedua, Kevin Rudd langsung mengunjungi Konferensi Perubahan Iklim di Bali dan segera terlibat dalam penandatanganan Protokol Kyoto yang selama ini enggan dilakukan negaranya. Ketiga, isu-isu yang diangkat dalam materi kampananye “kepemimpinan baru” menjanjikan hubungan internasional yang lebih adil dan menguntungkan.

Untuk meningkatkan hubungan dagang, Menteri Perdagangan Australia Simon Crean berkunjung ke Indonesia dan bertemu dengan Menteri Perdagangan Indonesia Marie Pangestu (Kamis, 6 Desember 2007). Marie mengatakan bahwa pertemuan ini dalam rangka menjajaki kemungkinan kedua negara mengadakan persetujuan perdagangan bebas (free trade agreement/FTA). Dia juga menggarisbawahi bahwa potensi ekspor Indonesia ke Australia dinilai belum tergali secara optimal. Kinerja perdagangan dan investasi Australia dengan Indonesia juga masih di bawah rata-rata perdagangan dan investasi Australia dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur. Seberapa besarkah volume dagang antarkedua negara, bagaimana perkembangannya selama ini serta apa saja hambatan yang ada perlu dianalisa sehingga diketahui peluang untuk peningkatan kerja sama perdagangan di masa yang akan datang.

Relasi Dagang RI - Australia

Advertisement